Sabtu, 28 Mei 2011

Jangan Hanya Duduk Diam

Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” 2 Petrus 3:9

Ketika dipenuhi dengan Roh Kudus, kita akan selalu merasakan kesukacitaan menghadapi segala pergumulan yang kita hadapi, seberapa beratpun pergumulan itu.  Tuhan berfirman bahwa: “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya” I Kor 10 : 13. Ini kita akan dapat hadapi dengan penuh kepercayaan diri.  Tentunya kepercayaan diri kita ini bisa dibagikan kepada orang lain untuk saling menguatkan satu sama lain. misalnya ketika kita menghadapi permasalahan di rumah tangga kita.  Jika kita dengan kemarahan kita untuk saling menyerang masing-masing, maka pada saat itu kita tidak akan mendapatkan suatu jalan keluar yang terbaik dengan emosi yang masih meluap luap.  Kita tidak akan mendapatkan kasih setia Tuhan bagi keluarga kita, bahkan mungkin juga disaat seperti itu kita bisa lupa kalau kita ini adalah Keluarga Allah.  Kita akan menjadi lupa kalau kita sebagai keluarga Allah sering dipantau oleh tetangga kita, yang mungkin akan membuat pekabaran Injil dilingkungan kita akan sangat menjadi terpengaruh.  Bahkan mungkin tanpa kita sadari ada keluarga lain yang melihat kehidupan kita dan ingin mempelajari Iman kepercayaan kita, akan akan menjadi kendor, jika kita tidak bisa membawa berkat bagi lingkungan sekitar kita.

Maka jika kita bisa melewati masalah ini dengan tuntunan dari pada Tuhan Yesus, maka tentunya ada kerinduan bagi kita untuk membagi kemenangan Iman kita dengan sesama kita yang mengalami hal yang hampir sama dengan yang telah kita alami.  Dan ingat !!! berkat-berkat Allah akan melimpahi keluarga kita jika kita selalu menempatkan Yesus sebagai yang pertama dan terutama dalam hidup ini.  Ketika Roh Allah menguasai hati, hal itu mengubah hidup.

”Pikiran pikiran yang membawa dosa akan dijauhkan dan perbuatan perbuatan jahat ditinggalkan di mana cinta, kerendahan hati dan kedamaian akan menggantikan amarah, iri hati dan percekcokan,  kegembiraan menggantikan kesedihan, dan raut wajah memantulkan cahaya surgawi” Desire of Ages pp 173.

Berkat Tuhan dalam rumah tangga kita akan lebih menggembirakan lagi jika kita semuanya juga turut serta dalam pekerjaan Allah. ”Mereka yang tidak mengadakan usaha yang sungguh sungguh, yang hanya sekedar menunggu Roh Kudus untuk memaksa mereka bertindak, akan binasa dalam kegelapan.  Janganlah hanya duduk diam dan tidak melakukan apa apa dalam pekerjaan Allah” Christian Service pp 228.

Ingat !!! Tuhan tidak pernah melalaikan kita.  Kita akan mendapatkan berkat yang penuh kesukaan jika kitapun tidak lalai dengan tugas dan tanggungjawab kita kepada Tuhan.  Firman Tuhan berbunyi:  ”Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” 2 Petrus 3:9.

Kiranya berkat yang limpah selalu menjadi bagian keluarga kita. 

Selamat Sabat.


Oleh :Pdt. Robert Walean, Jr. (diambil dari Kadnet)