Minggu, 29 Mei 2011

Menguatkan Iman Anda

Bacaan Hari ini :
Roma 10:17 "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus."

__________________________________________

Untuk memahami ayat ini sepenuhnya, Anda perlu tahu bahwa jika Anda diselamatkan, iman telah disimpan di dalam hati Anda.
Ini adalah bagian dari DNA rohani Anda.
Roma 12:3 mengatakan bahwa, Allah telah membagikan kepada masing-masing orang sebuah ukuran iman.
Iman adalah sesuatu yang Dia sudah diberikan sejak awal Anda menerima keselamatan.

Namun, terserah kepada Anda untuk mengembangkan iman itu.
Terserah kepada Anda untuk melakukan sesuatu dengan iman yang Anda miliki.
Bagaimana Anda mengembangkannya?
Anda dapat mengembangkan iman pertama dan terutama dengan mendengarkan Firman Tuhan.

Alkitab -- Firman Tuhan -- adalah makanan bagi iman.
Saat Anda mengkonsumsi Firman Tuhan, iman Anda akan diperkuat.

Anda pasti pernah melihat para body builder, pria dan wanita yang terus-menerus membangun kebugaran dan bentuk tubuh.
Nah, jika Anda berbicara dengan para body builder yang serius membangun kebugaran tubuh, salah satu hal pertama yang akan mereka katakan adalah program diet.
Anda harus mengkonsumsi makanan yang tepat jika Anda mau membangun otot.
Biasanya, diet yang mereka lakukan adalah diet kaya protein.

Mereka rajin mengkonsumsi minuman protein dan makan sandwich ikan tuna, yang ketika dikonsumsi dan dicerna, akan menjadi bahan baku yang membangun kekuatan dan bentuk otot.

Ketika Anda makan dan mencerna Firman Tuhan, kebenaran menjadi bahan baku yang akan membangun iman Anda.
Ini adalah makanan iman.

Kebanyakan orang mengalami kesulitan untuk membangun iman mereka karena mereka makan atau mengkonsumsi hal-hal yang salah.
Iman akan terbangun secara otomatis ketika Anda mengkonsumsi Firman Allah.
Jadi hari ini, jika Anda merasa seperti Anda sedang berjuang dalam iman Anda, maka lakukan perubahan pada makanan Anda.
Mulai banyak mengkonsumsi Firman Tuhan!


Iman sudah diberikan oleh Tuhan ketika kita diselamatkan, namun adalah terserah pada kita untuk membangun dan mengembangkan iman yang kita miliki.


(Diterjemahkan dari Answers for Each Day by Bayless Conley)

Sabtu, 28 Mei 2011

Jangan Hanya Duduk Diam

Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” 2 Petrus 3:9

Ketika dipenuhi dengan Roh Kudus, kita akan selalu merasakan kesukacitaan menghadapi segala pergumulan yang kita hadapi, seberapa beratpun pergumulan itu.  Tuhan berfirman bahwa: “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya” I Kor 10 : 13. Ini kita akan dapat hadapi dengan penuh kepercayaan diri.  Tentunya kepercayaan diri kita ini bisa dibagikan kepada orang lain untuk saling menguatkan satu sama lain. misalnya ketika kita menghadapi permasalahan di rumah tangga kita.  Jika kita dengan kemarahan kita untuk saling menyerang masing-masing, maka pada saat itu kita tidak akan mendapatkan suatu jalan keluar yang terbaik dengan emosi yang masih meluap luap.  Kita tidak akan mendapatkan kasih setia Tuhan bagi keluarga kita, bahkan mungkin juga disaat seperti itu kita bisa lupa kalau kita ini adalah Keluarga Allah.  Kita akan menjadi lupa kalau kita sebagai keluarga Allah sering dipantau oleh tetangga kita, yang mungkin akan membuat pekabaran Injil dilingkungan kita akan sangat menjadi terpengaruh.  Bahkan mungkin tanpa kita sadari ada keluarga lain yang melihat kehidupan kita dan ingin mempelajari Iman kepercayaan kita, akan akan menjadi kendor, jika kita tidak bisa membawa berkat bagi lingkungan sekitar kita.

Maka jika kita bisa melewati masalah ini dengan tuntunan dari pada Tuhan Yesus, maka tentunya ada kerinduan bagi kita untuk membagi kemenangan Iman kita dengan sesama kita yang mengalami hal yang hampir sama dengan yang telah kita alami.  Dan ingat !!! berkat-berkat Allah akan melimpahi keluarga kita jika kita selalu menempatkan Yesus sebagai yang pertama dan terutama dalam hidup ini.  Ketika Roh Allah menguasai hati, hal itu mengubah hidup.

”Pikiran pikiran yang membawa dosa akan dijauhkan dan perbuatan perbuatan jahat ditinggalkan di mana cinta, kerendahan hati dan kedamaian akan menggantikan amarah, iri hati dan percekcokan,  kegembiraan menggantikan kesedihan, dan raut wajah memantulkan cahaya surgawi” Desire of Ages pp 173.

Berkat Tuhan dalam rumah tangga kita akan lebih menggembirakan lagi jika kita semuanya juga turut serta dalam pekerjaan Allah. ”Mereka yang tidak mengadakan usaha yang sungguh sungguh, yang hanya sekedar menunggu Roh Kudus untuk memaksa mereka bertindak, akan binasa dalam kegelapan.  Janganlah hanya duduk diam dan tidak melakukan apa apa dalam pekerjaan Allah” Christian Service pp 228.

Ingat !!! Tuhan tidak pernah melalaikan kita.  Kita akan mendapatkan berkat yang penuh kesukaan jika kitapun tidak lalai dengan tugas dan tanggungjawab kita kepada Tuhan.  Firman Tuhan berbunyi:  ”Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” 2 Petrus 3:9.

Kiranya berkat yang limpah selalu menjadi bagian keluarga kita. 

Selamat Sabat.


Oleh :Pdt. Robert Walean, Jr. (diambil dari Kadnet)